Aksi Cepat Satgas Yonif 403 Selamatkan Ibu Melahirkan di Perbatasan, Bayi Lahir Sehat di Boven Digoel

    Aksi Cepat Satgas Yonif 403 Selamatkan Ibu Melahirkan di Perbatasan, Bayi Lahir Sehat di Boven Digoel
    (Foto Dok): Tim kesehatan Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 403/Wirasada Pratista (WP) Pos Kotis bergerak sigap mengevakuasi seorang ibu hamil dari Kampung Prabu Atas, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Selasa (24/03/2026).

    BOVEN DIGOEL - Respons cepat ditunjukkan Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 403/Wirasada Pratista (WP) dalam membantu proses persalinan seorang ibu di wilayah perbatasan. Tim kesehatan Pos Kotis bergerak sigap mengevakuasi seorang ibu hamil dari Kampung Prabu Atas, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Selasa (24/03/2026).

    Ibu hamil bernama Novela (26), istri dari Alex (30), mengalami kondisi yang membutuhkan penanganan medis segera. Mengetahui hal tersebut, personel Satgas langsung melakukan evakuasi menggunakan kendaraan operasional menuju Klinik Asiki agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

    Komandan Satgas menegaskan bahwa selain menjalankan tugas pengamanan perbatasan, prajurit juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat.

    “Sejak awal penugasan, kami berkomitmen untuk hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan membantu setiap kesulitan yang mereka hadapi, khususnya di wilayah perbatasan, ” ujarnya.

    Setibanya di Klinik Asiki, tim medis langsung melakukan pemeriksaan intensif. Berkat penanganan cepat dan koordinasi yang baik, proses persalinan berjalan lancar. Bayi yang dilahirkan dalam kondisi sehat, begitu pula sang ibu yang selamat tanpa komplikasi.

    Dokter Satgas, Lettu Ckm dr. Thareq, yang turut mendampingi proses evakuasi, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan tersebut.

    “Kami bersyukur ibu dan bayinya dapat ditangani dengan baik. Ini merupakan hasil dari respon cepat anggota di lapangan sehingga pertolongan medis bisa segera diberikan, ” jelasnya.

    Rasa haru dan bahagia juga disampaikan Alex, ayah dari bayi yang baru lahir. Ia mengungkapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan prajurit TNI.

    “Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Anak kami lahir dengan selamat. Kami memberi nama WIRASADA sebagai bentuk penghormatan atas bantuan yang luar biasa ini, ” ungkapnya.

    Aksi cepat ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Satgas tidak hanya menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan.

    Melalui tindakan sigap dan penuh kepedulian ini, Satgas Yonif 403/WP kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir membantu masyarakat, bahkan dalam situasi darurat sekalipun. (PERS)

    yonif403wp papuaselatan bovendigoel perbatasanri aksikemanusiaan tniuntukrakyat
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Kelas Lapangan Ceria di Perbatasan Papua,...

    Artikel Berikutnya

    Bangun Kemandirian dari Kampung: Satgas...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
    AS dan Israel Terpecah Belah Soal Akhiri Perang dengan Iran
    Panglima TNI Tinjau Kecanggihan KRI Prabu Siliwangi-321 Yang Tiba dari Italia
    Polda Metro Jaya Dalami Kasus Richard Lee, Periksa Istri Tersangka sebagai Saksi

    Ikuti Kami