Kelas Lapangan Ceria di Perbatasan Papua, TNI Tanamkan Semangat Belajar di Tengah Keterbatasan

    Kelas Lapangan Ceria di Perbatasan Papua, TNI Tanamkan Semangat Belajar di Tengah Keterbatasan
    (Foto Dok): Personel TNI Sertu Arif Lukman, Tanamkan Anak-anak Semangat Belajar di Kampung Naga, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Selasa (24/3/2026).

    BOVEN DIGOEL - Di tengah hamparan perbatasan RI-PNG yang penuh tantangan, semangat juang untuk menimba ilmu justru membara di Kampung Naga, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Kehangatan dan keceriaan mewarnai kegiatan Kelas Lapangan Ceria yang dihelat oleh para prajurit TNI pada Selasa (24/3/2026), membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih cita.

    Inisiatif edukatif ini digagas oleh Pos Kout Kampung Naga sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya Satgas TNI untuk mengangkat kualitas pendidikan dan menyalakan api minat baca di kalangan anak-anak perbatasan. Ini adalah panggilan hati dari para penjaga kedaulatan untuk masa depan generasi penerus.

    Sertu Arif Lukman, salah satu prajurit yang berdedikasi dalam program ini, menyampaikan bahwa kehadiran Kelas Lapangan Ceria merupakan wujud nyata kepedulian TNI kepada masa depan anak-anak Papua Selatan. Ia menjelaskan, “Kelas Lapangan Ceria ini kami hadirkan sebagai sarana pendukung tugas Satgas di wilayah perbatasan, khususnya untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan minat baca dan kualitas pendidikan anak-anak.”

    Suasana belajar pun menjadi lebih hidup. Anggota TNI tak hanya mengajarkan membaca dan berhitung, tetapi juga mengajak anak-anak menjelajahi dunia buku cerita dan pelajaran melalui metode yang interaktif dan menyenangkan. Tawa riang dan antusiasme terpancar dari wajah-wajah mungil yang larut dalam setiap sesi pembelajaran.

    Dukungan tak hanya datang dari anak-anak. Para orang tua di Kampung Naga menyambut hangat inisiatif mulia ini. Mereka mengakui betapa berharganya program ini dalam memberikan bekal pengetahuan tambahan bagi buah hati mereka, yang terkadang menghadapi kendala akses terhadap fasilitas belajar yang memadai.

    “Kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Anak-anak jadi lebih semangat belajar dan tidak tertinggal pengetahuan, ” ungkap Yohanis Bere Wenda, salah satu orang tua di Kampung Naga, dengan senyum penuh harap.

    Kehadiran TNI melalui program seperti Kelas Lapangan Ceria di perbatasan ini adalah penegasan komitmen yang mendalam untuk membentuk sumber daya manusia unggul di wilayah strategis Indonesia. Di balik segala keterbatasan, bibit-bibit harapan untuk masa depan yang lebih cerah terus disemai, membuka jalan bagi kemajuan yang gemilang.

    Lebih dari sekadar menjaga garis batas negara, TNI menunjukkan perannya sebagai mitra masyarakat yang tak kenal lelah, membangun impian dan masa depan bagi generasi penerus bangsa, melalui sentuhan kasih dan dedikasi yang tulus. (PERS)

    tniuntukrakyat papuaselatan bovendigoel pendidikananak perbatasanri generasipenerus
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Idulfitri di Tanah Merah: TNI dan Warga...

    Artikel Berikutnya

    Aksi Cepat Satgas Yonif 403 Selamatkan Ibu...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
    AS dan Israel Terpecah Belah Soal Akhiri Perang dengan Iran
    Panglima TNI Tinjau Kecanggihan KRI Prabu Siliwangi-321 Yang Tiba dari Italia
    Polda Metro Jaya Dalami Kasus Richard Lee, Periksa Istri Tersangka sebagai Saksi

    Ikuti Kami